Menginap di Bandara ? boleh, pasti boleh dong, ini pengalaman aku pas jalan-jalan di ASEAN alias asia tenggara, jadi waktu itu ceritanya dapat tiket promo dari maskapai full service KLM ( Koninklijke Luchtvaart Maatschappij) maskapai nasional Belanda. sebagai gambaran rute pesawat ini adalah Amsterdam-KL-Jakarta PP, jadi bagi kita yang mau naik maskapai asing ke malaysia bisa naik maskapai ini, harganya juga di bawah MH maupun GA.
lanjutdeh ke cerita nginapnya...
![]() | ||
| boarding pass beserta paspor |
begitu mendarat di Terminal satellite KLIA saya tidak langsung keluar imigrasi karena waktu sudah malam, sekitar pkul sepuluh malam, kebetulan waktu itu tidak membawa bagasi, hanya tas ransel saja, kalu dihitung-hitung perkiraan sampai di hotel akan lewat pkul 12 malam, jadi saya putuskan untuk menginap saja di terminal satelite, di sini banyak tersedia tempat belanhja, minimarket, mushola sampai tempat khusus merokok, setelah keliling sebentar di sekitaran terminal satelite saya mencari tempat yg cocok buat istirahat, saya coba pergi ke lantai yang lebih atas dari lantai kedatangan, entah itu lantai berapa, yang pasti posisinya itu di depan lounge Singapore airlines,disini tersedia kursi empuk lengkap dengan bantalnya, suasana disini cukup sepi hanya terlihat satu atau dua penumpang saja yang sedang istirhat, saya perhatikan beberapa penumpang lain tidak berlama-lama apalagi sampai ada yang menginap, jadinya saya menginap sendirian di tempat ini, tersedia TV layar datar dengan ukuran yg besar, wifi disini kurang begitu bagus, susah konek, kalaupun konek sering putus lagi, juga tidak bisa mengakses semua situs, waktu itu saya coba buka instagram, tapi sering eror. mending saya tidur saja buat persiapan besok karena perjalanan mesti saya lanjutkan esok paginya ke kota lain dengan maskapai dan terminal yang berbeda pastinya, sebelum tidur saya sempat lihat penumpang lain yang juga akan tidur , wah ternyata ada teman juga pikirku waktu itu.
Sekitar pukul 4 pagi saya terbangun, dan penumpang yang semalam disebrang sayapun sudah tak ada, kalau begini sayapun harus bergegas keluar terminal, setelah cuci muka saya berjalan entah ke blok mana, bingung juga karena waktu pertamakalinya mendarat di KLIA, mau nanya penumpang lain juga belum ada jadilah saya coba perhatikan beberapa petunjuk sambil mengingat lorong semalam saya lalui untuk sampai ke tempat tidur itu, dan ternyata untuk sampai ke imigrasi kita harus naik ke kereta alias sky train menuju main terminal.
setelah sampai di meja imigrasi ternyata tak ada antrian yang berarti haya beberapa penumpang saja yang sedang clear imigrasi, petugaspun sempat bertanaya kepada saya dengan bahasa melayu, naik maskapai apa ? saya bilang saja KLM sambil memberikan boardingpass, mungkin petugasnya heran ada penumpang yang mendarat pas bukan jadwal kitabaan yang begitu ramai, tanpa bertele tele saya langsung mendapat stampel di paspor dan sayapun langsung melewati bagian imigrasi kemudian berjalan ke lantia paling bawah.
sebagai info jadwal kitubaan atau arrival di KLIA pada jam tersebut adalah rute rute dari timur tengah maupun asia utara dan rute jauh lainnya dengan maskapai asal dari kota/negara yang bersangkutan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar